Olahan Daging Kambing Untuk Cegah Diabetes
GULA DARAH - Pada
artikel sebelumnya telah kita ketahui bahwa daging kambing bukan faktor utama pemicu gula darah. Faktor
pemicunya berasal dari makanan yang kita konsumsi bersamaan dengan daging
kambing tersebut. Tanpa kita sadari masakan olahan daging kambing seperti
kecap, nasi, margarin adalah faktor pemicu gula darah. Mengingat makanan
tersebut mengandung banyak lemak yang harus dihindari bagi penderita diabetes. Bagaimana menghindari gula darah tinggi? Banyak cara
dilakukan seseorang dengan mengatur pola hidup. Agar gula darah tetap normal
maka selain menjaga pola hidup, kita harus menjaga asupan makanan.
Pada
artikel ini kita akan membahas tentang olahan masakan daging kambing untuk
cegah diabetes.
- Makanan
penetralisir : mentimun
Memakan
daging kambing yang mengandung lemak jahat, mampu dinetralisir dengan melahap
buah mentimun. Beberapa orang mengkonsumsi mentimun dengan cara di jus atau di
buat minuma. Hal ini sudah terbukti sangat baik. Menurut Ari Parikesit, salah
seorang Founder dan CEO Kelana Rasa Culinary mengatakan bahwa, bahaya daging
kambing memiliki unsur panas, sehingga sebaiknya di seimbangkan dengan yang
dingin. Timun salah satu rekomendasinya, apalagi yang dibuat dengan es.
- Pengolahan
dengan Sup
Mengolah
daging kambing dengan pas dan tepat mampu mengurangi resiko terkena penyakit
GERD. Salah satunya dengan cara memasak sup. Sebab kolesterol yang terkandung
dalam daging mampu dikurangi. Jika anda memasaknya dengan di sate, kolesterol,
lemak jahat, dan LDL akan naik. Apalagi dalam pemasakan sate, sifat
karsinogenik dari PHA dan HCA juga sangat beresiko gula darah pada diri kita.
- Konsumsi
jus jeruk
Mengkonsumsi
jus jeruk setelah memakan daging kambing berguna sebagai penetral lemak di
dalam tubuh. Ia juga berguna sebagai pembersih kerongkongan dari sisa lemak
yang biasanya menempel di mulut anda. Sebaiknya menghindari minuman yang
mengandung kafein. Misalnya pada teh dan kopi.
- Kurangi
makanan manis
Makanan
manis merupakan makanan yang mengandung kalori. Jika anda tetap
mengkonsumsi bersama daging kambing yang kaya akan lemak dan kalori, yang
terjadi adalah tubuh anda malah menimbunya. Hasil dari timbunan kalori tersebut
yang meningkatkan resiko obesitas. Dan resiko terburuk dari obesitas adalah
penyakit kardiovaskular. Orang yang terkena obesitas sangat rentan terserang
diabetes. Oleh sebab itu ,menjaga gula darah normal pada tubuh kita perlu
mendapatkan perhatian yang lebih.
- Seimbangkan
dengan sayur
Manfaat
sayur sebagai penyeimbang lemak memang berguna. Ia mampu bekerja baik untuk
menetralisir atau menghilangkan bau mulut setelah mengkonsumsi daging kambing.
Selain itu, juga mampu menyeimbangi kadar kalori dalam tubuh anda. Sehingga
tidak menimbulkan penumpukan kalori yang berlebihan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar