Senin, 21 September 2015

Pengolahan Daging Kambing Untuk Cegah Gula Darah Tinggi

Olahan Daging Kambing Untuk Cegah Diabetes

GULA DARAH - Pada artikel sebelumnya telah kita ketahui bahwa daging kambing bukan faktor utama pemicu gula darah. Faktor pemicunya berasal dari makanan yang kita konsumsi bersamaan dengan daging kambing tersebut. Tanpa kita sadari masakan olahan daging kambing seperti kecap, nasi, margarin adalah faktor pemicu gula darah. Mengingat makanan tersebut mengandung banyak lemak yang harus dihindari bagi penderita diabetes. Bagaimana menghindari gula darah tinggi? Banyak cara dilakukan seseorang dengan mengatur pola hidup. Agar gula darah tetap normal maka selain menjaga pola hidup, kita harus menjaga asupan makanan.
Pada artikel ini kita akan membahas tentang olahan masakan daging kambing untuk cegah diabetes.

  • Makanan penetralisir : mentimun
Memakan daging kambing yang mengandung lemak jahat, mampu dinetralisir dengan melahap buah mentimun. Beberapa orang mengkonsumsi mentimun dengan cara di jus atau di buat minuma. Hal ini sudah terbukti sangat baik. Menurut Ari Parikesit, salah seorang Founder dan CEO Kelana Rasa Culinary mengatakan bahwa, bahaya daging kambing memiliki unsur panas, sehingga sebaiknya di seimbangkan dengan yang dingin. Timun salah satu rekomendasinya, apalagi yang dibuat dengan es.
  • Pengolahan dengan Sup
Mengolah daging kambing dengan pas dan tepat mampu mengurangi resiko terkena penyakit GERD. Salah satunya dengan cara memasak sup. Sebab kolesterol yang terkandung dalam daging mampu dikurangi. Jika anda memasaknya dengan di sate, kolesterol, lemak jahat, dan LDL akan naik. Apalagi dalam pemasakan sate, sifat karsinogenik dari PHA dan HCA juga sangat beresiko gula darah pada diri kita.
  • Konsumsi jus jeruk
Mengkonsumsi jus jeruk setelah memakan daging kambing berguna sebagai penetral lemak di dalam tubuh. Ia juga berguna sebagai pembersih kerongkongan dari sisa lemak yang biasanya menempel di mulut anda. Sebaiknya menghindari minuman yang mengandung kafein. Misalnya pada teh dan kopi.
  • Kurangi makanan manis
Makanan manis merupakan makanan yang mengandung kalori. Jika anda tetap mengkonsumsi bersama daging kambing yang kaya akan lemak dan kalori, yang terjadi adalah tubuh anda malah menimbunya. Hasil dari timbunan kalori tersebut yang meningkatkan resiko obesitas. Dan resiko terburuk dari obesitas adalah penyakit kardiovaskular. Orang yang terkena obesitas sangat rentan terserang diabetes. Oleh sebab itu ,menjaga gula darah normal pada tubuh kita perlu mendapatkan perhatian yang lebih.
  • Seimbangkan dengan sayur

Manfaat sayur sebagai penyeimbang lemak memang berguna. Ia mampu bekerja baik untuk menetralisir atau menghilangkan bau mulut setelah mengkonsumsi daging kambing. Selain itu, juga mampu menyeimbangi kadar kalori dalam tubuh anda. Sehingga tidak menimbulkan penumpukan kalori yang berlebihan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar